Aku masih seorang anak SMA yang belum mengerti apa itu politik yang sebenarnya. Tetapi aku mengerti kejamnya politik. Hal ini dikarenakan, kebanyakan nonton berita, curhat ma bapak soal politik, dan bahkan terjun ke dalam dunia politik ( Politik Kecil-kecil'an). Aku thu gimana menjatuhkan seseorang, terkadang juga aku mengetahui rasanya tersakiti oleh politik itu.
Di sini aku akan memberikan kesaksian tentang politik di Indonesia itu, bisa di bilang sejenis pandangan politik dari seorang anak SMA. Kalian pasti heran, ada urusan apa anak SMA ikut campur urusan politik ....Aku akan menjawab : aku adalah anak SMA kelas XI IPA RSBI. Aku sebenarnya tidak ingin dikatakan anak RSBI, bukan di karenakan aku sombong dan sebagainya. Akan tetapi di sini saya menceritakan kejamnya politik. Untuk mencari topik, makanya diriku sedikit mencantumkan kata RSBI.
Sanggau adalah sebuah kota yang sudah lama berdiri tetapi lama juga berkembangnya. Setelah di pikir-pikir, akhirnya aku sedikit mengerti juga. Kalau di lihat dari aspek politiknya, Sanggau ini politiknya kurang baik ( emangnya pada dasarnya politik itu gx baik). Tahu kah kamu, Sanggau ini penduduknya hampir 50:50 antara muslim dan nonmuslim. Walaupun Sanggau ini terlihat aman-aman saja, marilah kita melirik di dalam. Di dalam pemerintahan, politik kesukuan sangat kental sekali. Aku tidak ingin menjelaskan panjang lebar. Bisa terancam lagi sekolah ku. Maklum lah, Politik itu kejam.
Seperti pembahasan yang di atas, aku sedikit mencantumkan kata RSBI. Sejujurnya aku malu menjadi anak RSBI di Sanggau ini. Hal itu dikarenakan, Pemerintah Sanggau kurang mendukung sekolah ini. Mereka hanya bisa ngomel jx. Kalau biaya sekolah ini mahal ( sama kayak mama ku). Apa lagi waktu itu, mereka ( anggota DPR) datang, membawa tukang koran. Mereka berkeliling mengitari sekolah, melihat keadaan sekolah ku ini. Beberapa hari kemudian, di koran muncul yang intinya mempertanyakan kesiapan sekolah kami dengan RSBI. Lalu salah satu teman ku bertanya ma orang yang menulis hal itu di koran , " Bg, ngpa abang nulis yg gtu'an di koran ?". Si penulis itu bilang " Lihat aja, Lab aja gx bagus ". Dalam hati ku bertanya. Kenapa tukang koran itu, gx bertanya ma pemerintah. Apakah pendidikan itu, hanya tanggung jawab kepala sekolah, guru, dan siswa-siswinya saja.
Cobalah pemerintah itu gx hanya ngomel jx. Berikanlah solusi untuk sekolah kami. Ni kalian di gaji mahal-mahal hanya untuk rapat terus. Sekolah kami ini, SMA. Bukan lagi SMP, kalau SMP itu ada dana boss jadi gamapang. Banyak dana !!!. Mungkin untuk orang awam berkata lain. SMP aja mampu RSBI, masak SMA gx. Kalau itu pandangan yang gx benar.
Mari kita berkaca dari permasalahan yang ada. Pendidikan tidak boleh di campur aduk kan dengan politik. Kalau ada yang mencampur adukan dengan politik. Apa kabar dengan kami, sebagai generasi muda. Tentunya kami akan membalas dendam dengan generasi setelah kami. Kalau hal itu terjadi , "Kapan Sanggau maju ?".
Maaf atas segala apa yang saya tulis. Bagi yang tersinggung , jangan marah , besok lebaran.
Saya menulis hal ini, gx ada tujuan lain. Tetapi melainkan hanya unsur curhat. Sebenarnya masih banyak yang ingindi ceritakan. Tapi aku ingin mencari aman saja lah. Takut kejadian-kajadian dulu. Menyampaikan pendapat. Nanti, di bilang mencemarkan nama baik. Susah juga kan............. Hidup ini kejam, bagi orang teraniaya. Sedangkan hidup ini anugrah bagi orang yang menganiaya.
Mungkin saat ini, blog ini belum mempunyai tema yang pasti. Tetapi dalam beberapa waktu blog ini, menjadi sesuatu yang berguna bagi kita semua. Khususnya bagi remaja.
Kamis, 09 September 2010
Minggu, 05 September 2010
Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja merupakan tingkah laku dari remaja. Ya..... Bisa di bilang tingkah-tingkah yang aneh. Namun tingkah itu, bukan lah sesuatu yang positif, melainkan dapat berdampak negatif, yaitu dapat merugikan orang lain, dan diri sendiri. Merugikan orang lain maksudnya tu, yaitu membuat orang merasa di rugikan sedangkan merugikan diri sendiri , yaitu diri sendiri merasa rugi. Pasti gx, ngerti tu.............
Ok.... akan saya jelaskan....
Bapak ku mengatakan, "Dx, boleh nakal, tapi jangan kurang ajar, , , Dulu bapak nakal tapi gx kayak anak2 sekarang ini. Ada yang sampai makai narkoba lh, segala........"
Di kutip dari pembicaraan anak dan orang tua, dapat dismpulkan bahwa :
- Jaman dulu tu, kenakalan remaja gx seperti ini.
-Narkoba belum tersebar luas.
-Semakin tinggi suatu peradaban suatu bangsa, maka semakin banyak juga masalah yang di hadapi.
Kita sebagai remaja tidak bisa juga mengungkiri bahwa memang hal itu yang telah terjadi saat ini. Di mana informasi sangat mudah tersebar begitu saja. Gx seperti jaman dulu, boro-boro mau internetan nonton TV jx, harus numpang ke rumah tetangga. Tapi dengan hal itu, remaja jaman dulu selalu berpikir positif. Untuk mencari hiburan, mereka ke hutan dan juga yang main bola.
Kembali ke jaman sekarang, kata teman ku jaman sekarang adalah jaman milenium (sperti itu kh tulisan, gx pha2 y , kalau salah). Di mana di perkirakan bahwa tanggal 1999 akan kiamat, ya seperti isu-isu bahwa tahun 2012 akan kiamat. Tapi, toh ternyata gx jadi juga kiamatnya makanya gara-gara kiamatnya gx jadi maka di bilang tahun 2000, jaman milenium yang di mana "Panji manusia milenium, menyelamatkan dunia" HO.......HO....HO..... Eh, kox gx jelas ya, kox bisa nyambung ke jaman milenium.
Baiklah ..............Kembali ke.......... Topik...........
Saya akan menceritakan salah satu kejadian yang saya alami waktu dulu. Yang di mulai dari SD......
Waktu dulu, waktu diriku masih imut-imut, tapi kalau sekarang sih. Udah berubah jadi ganteng. (Hee.....Hee....). Kenakalan remaja waktu dulu, sangat memperihatinkan.
Masih teringat di pikiran ku, ada seorang anak yang menempelkan penisnya di pantat temannya. Namun hal itu dilakukan masih dalam keadaan masih menggunakan baju. Jangan berpikiran diriku, mengintip ya... Mereka melakukan hal itu di tempat yang ada kemungkinan di lihat orang. Bodoh gx sih...... Pastinya, kalau pintar gx munkin melakukan hal itu.
Adapun kejadian waktu diri ku, masih SMP. Aku melihat teman-teman ku, ngelem. Tahu gx, ngelem tu apa. Dulu ngelem masih lagi ngetrend di dalam dunia gelap remaja. Tapi diriku gx y. Seperti jawaban esay pelajaran sosiologi. Kalau ada pertanyaan seprti itu, aku akan menjawab, ngelem merupakan suatu tindakan yang tidak masuk di akal. Masak sih, lem di isap-isap. Bagus ngisap parfum.....Menurut kesaksian mereka, ngelem tu enak bah. Mereka bisa mengkhayal dan beban pikiran teras plong. Bagus minum sprite, kan sensasi plong.... Kata mereka sih , ngelem bisa melihat hantu. Pernyataan yang bodoh...... Menurut diriku sih.....
Aku mengetahui alasannya tapi sebaiknya .... akan saya jelaskan di section berikutnya.... Tentang NARKOBA.....
Ok.... akan saya jelaskan....
Bapak ku mengatakan, "Dx, boleh nakal, tapi jangan kurang ajar, , , Dulu bapak nakal tapi gx kayak anak2 sekarang ini. Ada yang sampai makai narkoba lh, segala........"
Di kutip dari pembicaraan anak dan orang tua, dapat dismpulkan bahwa :
- Jaman dulu tu, kenakalan remaja gx seperti ini.
-Narkoba belum tersebar luas.
-Semakin tinggi suatu peradaban suatu bangsa, maka semakin banyak juga masalah yang di hadapi.
Kita sebagai remaja tidak bisa juga mengungkiri bahwa memang hal itu yang telah terjadi saat ini. Di mana informasi sangat mudah tersebar begitu saja. Gx seperti jaman dulu, boro-boro mau internetan nonton TV jx, harus numpang ke rumah tetangga. Tapi dengan hal itu, remaja jaman dulu selalu berpikir positif. Untuk mencari hiburan, mereka ke hutan dan juga yang main bola.
Kembali ke jaman sekarang, kata teman ku jaman sekarang adalah jaman milenium (sperti itu kh tulisan, gx pha2 y , kalau salah). Di mana di perkirakan bahwa tanggal 1999 akan kiamat, ya seperti isu-isu bahwa tahun 2012 akan kiamat. Tapi, toh ternyata gx jadi juga kiamatnya makanya gara-gara kiamatnya gx jadi maka di bilang tahun 2000, jaman milenium yang di mana "Panji manusia milenium, menyelamatkan dunia" HO.......HO....HO..... Eh, kox gx jelas ya, kox bisa nyambung ke jaman milenium.
Baiklah ..............Kembali ke.......... Topik...........
Saya akan menceritakan salah satu kejadian yang saya alami waktu dulu. Yang di mulai dari SD......
Waktu dulu, waktu diriku masih imut-imut, tapi kalau sekarang sih. Udah berubah jadi ganteng. (Hee.....Hee....). Kenakalan remaja waktu dulu, sangat memperihatinkan.
Masih teringat di pikiran ku, ada seorang anak yang menempelkan penisnya di pantat temannya. Namun hal itu dilakukan masih dalam keadaan masih menggunakan baju. Jangan berpikiran diriku, mengintip ya... Mereka melakukan hal itu di tempat yang ada kemungkinan di lihat orang. Bodoh gx sih...... Pastinya, kalau pintar gx munkin melakukan hal itu.
Adapun kejadian waktu diri ku, masih SMP. Aku melihat teman-teman ku, ngelem. Tahu gx, ngelem tu apa. Dulu ngelem masih lagi ngetrend di dalam dunia gelap remaja. Tapi diriku gx y. Seperti jawaban esay pelajaran sosiologi. Kalau ada pertanyaan seprti itu, aku akan menjawab, ngelem merupakan suatu tindakan yang tidak masuk di akal. Masak sih, lem di isap-isap. Bagus ngisap parfum.....Menurut kesaksian mereka, ngelem tu enak bah. Mereka bisa mengkhayal dan beban pikiran teras plong. Bagus minum sprite, kan sensasi plong.... Kata mereka sih , ngelem bisa melihat hantu. Pernyataan yang bodoh...... Menurut diriku sih.....
Aku mengetahui alasannya tapi sebaiknya .... akan saya jelaskan di section berikutnya.... Tentang NARKOBA.....
Langganan:
Postingan (Atom)